Rabu, September 10, 2008



sebuah karya
Yusuf Fansuri

JIKA


jika jarak

jadi pemisah

antara kita

jauh

adalah musuh

paling abadi


jika masa

jadi penentu

antara kita

bisa

berburu aku

mengejar waktu


jika takdir

jadi pengukur

antara kita

biar

aku lebur

dalam hablur cinta!

Isnin, September 08, 2008



sebuah karya
Yusuf Fansuri

KAUSEMBUNYI WAJAHMU DI CELAH-CELAH JARI


seringkali ingin aku

menatap raut parasmu

O Sayang... terasa indah


namun jua

tak bisa aku merenung lama

kausembunyi wajahmu

di celah-celah jari


sinar tulus matamu

menggetar degup nubari

mengejar mimpi


sekilas senyumanmu

mencair kebekuan hati

memelukmu ingin aku

takkan kulepaskan lagi!

Jumaat, September 05, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

TANAH DI BAWAH KAKIMU


andai aku bisa pergi & takkan kembali

tanpa ucapan selamat tinggal padamu

usahlah merajut sedih dengan benang pedih


bagi aku tiada kata bernama perpisahan

setiap titik mula adalah pertemuan

setiap detik temu adalah permulaan


O sayangku simpanlah kenangan seadanya

putarlah piring ingatan bila & jika perlu

percayalah memori tak semudah itu padam


paling tidak jika rindu merusuh masih

ciumlah segenggam tanah di bawah kakimu

nescaya kau 'kan ingat bau tubuhku.

Khamis, September 04, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri
SEMUANYA T'LAH TERBENAM


seluruh hayat

aku memujamu O Dewi


hadirmu memberi nafas

wujudmu maka aku ada


namun segala
nya kini
bagai tiada kepastian

segala yang kusanjung
tidak berpenghujung


semuanya t'lah
terbenam
jauh ke dasar bumi

aku tak bisa mati
selagi
belum janji tertunai

O Dewi... biar aku mencinta

mendekapmu setulus hati


O Tuhan... pertemukan hasrat

di satu simpang rasa bersatu
.


sebuah karya
Yusuf Fansuri

SELUBUNG SYAHDU


gelap malam

menyarung

sunyi rahsia


bening dini

mengirim sayu

ke lubuk nurani


kususun bahasa

jadi untaian doa

menghindar dosa


ini ramadan

O yusuf kerdil
merasa
di sudut terpencil

selubung syahdu

membalut tubuh

tika dingin tumbuh


apa daya

ini lidah tak bermaya

'tuk menyatakan cinta


O Kekasih

harapmu mengerti

betapa daku memerlu...


sesungguhnya

sering aku
dekat padamu
.

Selasa, September 02, 2008



sebuah karya
Yusuf Fansuri

DEKAT (TAPI JAUH)


O kekasih

begitu kau dekat

aku sentuh

tak bisa


mendakapmu

& memelukmu

ingin aku


namun

segalanya

adalah bayang

maya


mudah

aku terhanyut

mimpi dibuai


O kekasih

ini cinta

menebus nyawa!



sebuah karya

Yusuf Fansuri

DI SINI TANPAMU, AMANDA


ini sunyi

terasa cukup

suasana mencengkam

di sini tanpamu

sepi persis duri

tajam menusuk rindu

setulusnya aku ingin kautahu
bahawasanya aku

'kan terus menunggu

meski saban waktu

makin menjarak
& bayang-bayangmu

seperti terlalu dekat

sukar 'tuk kudakap erat

& aroma tubuhmu

terus memburu lenaku.


Sebuah karya
Yusuf Fansuri

NYANYIAN PAUS BIRU


aku redah sunyi

samudera


dingin mencengkam

rasa seribu


menghempas

tubuh sepi


biru air terbelah

ombak-ombak pecah


hening lautan

menghiris kesayuan


sendirian begini

dekat lebih padamu


biar ini airmata

tenggelam bersama gelora.


sebuah karya
Yusuf Fansuri
SAYAP-SAYAPKU TERBAKAR LAGI


sayap-sayapku
terbakar lagi
tatkala
kusambar ingin
jemala di puncak
nyala

Isnin, September 01, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri

KEMBALI KE DALAM SUNYI


semua telah usai

tanpa perlu jawapan ada


hidup harus terus
berlari
menerjah mimpi


tinggalkan segala

pecah kaca indah

kembali ke dalam sunyi
kembali membaca sepi erti


hanya aku insan
bisa mencinta cuma

soal hati adalah hasrat

hajat seringkali tersirat


O Kekasih kaudatang

tika aku ingin pulang

Jumaat, Ogos 29, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

PERSINGGAHAN


setiap memori

adalah sebuah perhentian
hidup yang kencang berlari


singgah 'tuk menoleh

berhenti 'tuk memerhati

merenung 'tuk mengerti


kerana perjalanan

adalah sebuah pengembaraan

adalah sekisah pengalaman


mengalas bagasi harap

membaca buku cinta & kecewa

memeta arah agar bisa terus bernyawa


ini kesementaraan

hanya pinjaman
'tuk
bekalan ke negeri abadi.



sebuah karya
Yusuf Fansuri

LABIRIN CERMIN


biasan-biasan
persis duri-duri
menusuk daging

di belahan retak
wajah silam merekah
kaca menyindir kenyataan

melalui ini labirin
berseorangan bersedia
'tuk menerima kejutan

realiti di ujung jari
segala ingin disentuh
bayang rapuh maya

Isnin, Ogos 25, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

RELAKAN KENYATAAN INI


O Kekasih

datang aku ini

setelah jauh
menjarak
antara
berdua kita

aroma tubuhmu bersayap
mengejarku
di penjuru
setiap
ruang waktu

jauh di dasar hati

tak mampu lagi
berselindung aku

di rusuk bayang


tiapkali bersamamu

indahnya tak terbayangkan

redupan wajahmu

lindungan bulan


betapa ini sunyi

membunuh segenap sisi

tanpamu seperti aku

kehilangan nyawa


O Kekasih

relakan kenyataan ini

dan jika semua bisa berakhir

'kan kupahat namamu

disisi nisan hayatku.




sebuah karya

Yusuf Fansuri

CINTA TERNYATA


telah gundah lama
luput nestapa


kini benderang
cahaya
bulan gerhana


cinta ternyata

berkerlipan sinar


di terbentang langit

bertaburan intan-intan

wajahmu maharani

tersembunyi di celah galaksi
.


Rabu, Ogos 13, 2008



Sebuah karya
Yusuf Fansuri
SEPASANG ANGSA PETANG

harus bagaimana
kuselami
cuba
dasar tasik
hatimu
agar bisa
aku riang
berenang di sisimu
laksana sepasang
angsa petang...

sebuah karya
Yusuf Fansuri
BUKAN PERMAINAN


mencintaimu
tak pernah aku
bermain cuba

cinta
bukan padang
permainan

cinta
bukan medan
pertaruhan

cinta
bukan arena
percaturan

mencintaimu
persis pertamakali
bermula erti berkasih.

Ahad, Ogos 10, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri

INI MALAM


tidurkan aku rindu

pabila teringat

sering
akan kamu
tak larat kupendamkan

lantas mata kupaksa pejam

mempertaruh harap

bisa bermimpi bertemu

di alam lain

& aku tak 'kan jemu

menatap wajahmu seri

waktu
tanpa sempadan
sungguh saat ini

aku rindukan kamu amat.

Jumaat, Ogos 08, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

BIAR KUKESAT AIRMATAMU

- Untuk Mia Amanda


biar kukesat

airmatamu

O Sayangku


tak selayaknya

kautangisi kesedihan

kerana ia melukakan


jadilah
bidadari
taman sorga cintaku

'kan kunyanyikan lagu
tiap saat bersamamu

O Dewi

aku mencintaimu lebih

puteri jelmaan kejora

tak mungkin bisa
aku lepaskan dakapmu!

080808

Khamis, Ogos 07, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

AKU PUN PERSIS ACHILLES



O Sayangku

ketahuilah olehmu

hanya aku insan biasa

bukan seorang dewa

mangli segala rasa


O Kekasihku
harap kautahu & mengerti

aku pun persis Achilles

bisa luka & berdarah

tumitnya


O Dewiku

kaulah rahsia agung hidupku

kaulah matahari cintaku

kaulah roh pada nyawaku

Selasa, Ogos 05, 2008

















Sebuah karya
Yusuf Fansuri

SESUATU YANG TERTUNDA


di celah retak-retak malam

cahaya bulan jatuh di dinding sunyi

angin kering mendesah perlahan

sulur sepi menjalar & pucuk-pucuk
kesedihan mula berputik


sekujur lara merintih disisi ranjang

& waktu terasa amat panjang

harus ke mana arah ingin kubawa?

kusebut namamu berulangkali tanpa

henti seiring degup jantung & debar

nadi. O Dewi pinjamkan aku kekuatan

'tuk menghela nafas-nafas terus


masih aku menunggu di sini

di satu sudut runcing & tajam

cuba menunda kenyataan demi

memberi makna cinta & erti nilai

pengorbanan


aku
harus menjadi lelaki
lebih cuba menyayangi bukan

menguasai


tetap aku nyalakan api biar

bahangnya mampu menghangat mimpi

& aku cukup tahu yang indah

seringkali mudah pecah.

Khamis, Julai 31, 2008



Sebuah Karya

Yusuf Fansuri
BERIKAN AKU SINAR PENAWAR


tetes-tetes embun
melekat di tangkai pagi
mataku tak lelap lena

terkenang akan dirimu

O Sayang
berikan aku sinar penawar

'tuk menyuluh tangga-tangga
menuju ke taman sorgamu


O Kasih

ini Adam manusia melara

hanya punya hasrat sekadar

berteduh di bawah redupan Hawa


O Cinta
berikan padaku segenap nafas

agar bisa aku hidup bernyawa

agar bisa aku mencinta sepenuh jiwa


O Dewi

hadirmu persis baiduri di hati
memiliki kasihmu ingin
kudakap sampai mati!


Rabu, Julai 30, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri

DI SISIMU SATU WAKTU


ingin selalu
aku berada

di sisimu


meski
hanya diam
bermakna cukup

kerana
aku tahu
kenangan cuma

pinjaman semata


jua aku
seorang manusia

sekadar seorang
pencinta cuma.

Selasa, Julai 29, 2008



Sebuah karya

Yusuf Fansuri

DI SATU SUDUT, MENUNGGU


aroma bau tubuhmu

tiba-tiba bersayap

jadi seekor nuri

& hinggap di bahuku

di satu sudut

sedang aku
menunggu...


sebuah karya

Yusuf Fansuri

MENCINTAIMU SEGENAP AKU


datang padamu, aku
dengan kekurangan segala

dengan kerendahan hati


di depanmu, aku

ini tubuh tidak bermaya
luluh terpanah nurbisa

datang padamu, aku

bukan untuk meminta

rasa ingin lebih mencinta

di depanmu, aku

tunduk penuh kudus

penyerahanku ini paling tulus.

Isnin, Julai 28, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri
KIJANG KENCANA


O Sang Kekasih

kaulah kijang kencana

kuburu di datar api

bertarung naga sejuta

segenap bertaruh nyawa




sebuah karya

Yusuf Fansuri

BERBURU DI PADANG API


berulangkali
bangkit aku

dari debu

berburu
di padang api

mengejar nuri


berulangkali

bingkas aku

jadi lebih berani!

Jumaat, Julai 25, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri

NURI & MATAHARI


O Dewi

akulah sang nuri
menari-nari

di lingkar api


O Matahari
tarianku lagu Rumi
senandungku gemersik Shirazi

cintaku dendang Arabi

O Kekasih

ini cinta sampai mati

tak akan bisa terbelah bahagi
tanpa syarat & bukti
ini penyerahan abadi.

Khamis, Julai 24, 2008



sebuah karya

Yusuf Fansuri

SEGALANYA TAK TERBANDING


tika sayap-sayapku terpatah

harap tiada semula sembuh

semua mimpi seperti

benang sari lelabah

putus dihiris angin

percaya tidak
kaudatang
kepadaku
membawa
madu secangkir sorga
penawar segala bisa
lantas kausambung

serat-serat urat cinta

dan aku persis

bernyawa

semula!

Selasa, Julai 22, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

TAMAN WANGI

O taman
datang aku
sebatang tubuh
membawa CINTA

aku lemas
tenggelam dalam
lautan wangi

mencair segalanya

tatkala kuingin
menyentuhmu

akulah nuri
sedang menari-nari
mengelilingi cahaya Rumi

Rabu, Julai 09, 2008


sebuah karya
Yusuf Fansuri

SEGALANYA TIDAK KEKAL

untuk mia


O Sayangku

padam gusarmu

damaikan resahmu

ini hidup segalanya

tidak kekal lama


dedaunan bisa gugur

pohonan bisa mereput

lautan bisa surut


permulaan pasti berakhir

kepastian sering mungkir

hajat perlu tunduk pada iradat


pertemuan adalah keindahan

perpisahan adalah kenyataan

kepahitan adalah kemanisan


O Mia Amanda

tak pernah kusesali

jalan-jalan yang diselusuri

kerana kutahu

ini hidup segalanya

tidak kekal abadi.