
Sebuah Sajak
Yusuf Fansuri
Apa aku lakukan tika tiba dipintuMu?
Jangan tanya pasti aku tak bagi tahu!
setiap getar & debar
sukmaku
pabila terkenangkan Mu
pasti aku banjir
dalam airmata!
Akhir Ramadhan 1421.
menawan kudrat
setiap gerak
helah angin
belum sembuh
darah ditubuh
belum dibasuh
aku harus tega
mengasah pedang cinta
yang sesekali hampir
meragut nyawa?